Tampilkan postingan dengan label Profesi Kedokteran Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profesi Kedokteran Hewan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2019

Tantangan Profesi Kedokteran Hewan Indonesia Menghadapi Perubahan

Oleh: Tri Satya Putri Naipospos
Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik dan RUU Kesehatan Hewan Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)

Latar Belakang

Pengalaman selama berlangsungnya epidemi avian influenza di Indonesia pada tahun 2004-2008 menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan hewan lama yang menekankan kepada patologi klinik dan epidemiologi tidak lagi dapat dijadikan sebagai solusi yang terpisah dari pendekatan-pendekatan lain yang holistik dan terintegrasi. Epidemi avian influenza tersebut berdampak sosial, ekonomi, dan keamanan yang luas.

Rabu, 04 September 2019

Peran ‘Veterinary Statutory Body’ untuk tatalaksana pemerintahan veteriner yang baik

Oleh: Tri Satya Putri Naipospos1 dan Andri Jatikusumah2

1 Ketua Badan Pengurus, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS), Jln. RSAU Atang Senjaya No. 4, Kemang, Bogor 16130, civasland@gmail.com.
2 Anggota Badan Pengurus, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS), Jln. RSAU Atang Senjaya No. 4, Kemang, Bogor 16130, a.jatikusumah@gmail.com.

Kata kunci: Kesehatan Hewan Nasional (Veterinary Services) – Veterinary Statutory Body – tatalaksana pemerintahan veteriner yang baik – pendidikan kedokteran hewan

Latar Belakang 

Sumber: Klinik hewan (harianJogya.com)
Dalam rekomendasi final “OIE Global Conference on Veterinary Education and the Role of Veterinary Statutory Body” yang diselenggarakan di Fos do Iguazu, Brazil pada tanggal 4-6 Desember 2013, dinyatakan ada suatu kebutuhan yang mendesak khususnya di negara-negara berkembang untuk memperkuat kompetensi Kesehatan Hewan Nasional (Veterinary Services) dan Veterinary Statutory Body (VSB), sehingga dapat lebih mampu mengadopsi standar-standar internasional, terutama menyangkut efisiensi dan tatalaksana pemerintahan yang baik (good governance).

Peran “Veterinary Statutory Body” (VSB) dalam profesi kedokteran hewan

Oleh: Tri Satya Putri Naipospos

Latar Belakang

https://www.philosophyoflaw.org/
Dengan 60% patogen yang menyerang manusia bersumber dari hewan, profesi dokter hewan di seluruh dunia memiliki peran yang semakin penting dalam melindungi hewan dan manusia. Oleh karenanya tuntutan masyarakat terhadap profesi ini tinggi dan hal tersebut hanya dapat dipenuhi dengan juga memberikan layanan yang bermutu tinggi.